PTKP HMI Cabang Padang , Kecam Tindakan Represif Kepolisian Terhadap Aksi Unjuk Rasa SEMMI dan PERISAI




Padang, Sumbar.online  - Aksi solidaritas terhadap aksi represif kepolisian terhadap aksi serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) dan Pertahanan ideologi serikat islam (PERISAI) dibalai kota bogor, senin 22 juli 2019 terus  bermunculan beberapa hari belakangan ini.

Salah satunya datang dari HmI cabang padang melalui bidang PTKP Randa Afrizal Sandra, disampaikan kepada wartawan ia sangat prihatin terhadap apa yang terjadi dikota bogor karena aksi tersebut memiliki tujuan yang mulia menjadikan kota bogor bebas dari maksiat dan miras.

"atas nama sesama aktivis mahasiswa saya mengutuk aksi represif kepolisian dalam pengamanan aksi SEMMI dan perisai dikota bogor, mahasiswa yang jumlahnya sedikit dibandingkan aparat mendapatkan perlakuan secara tidak manusiawi" kata Randa Afrizal Sandra.

"Padahal menyampaikan pendapat didepan umum sudah diatur dalam Undang-Undang No. 9 Tahun 1998 Tentang Kebebasan Menyatakan Pendapat, maka dari itu tak sepantasnya aparat memperlakukan mahasiswa seperti itu karena tugas kepolisian adalah untuk melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat, sesuai dengan undang -undang nomor 2 tahun 2002 tentang kepolisian" tutur Aktivis Sumbar ini.

Atas nama sesama aktivis jalanan  saya menuntut propam mabes polri mengusut tuntas aksi represif mahasiswa terhadap aktivis SEMMI dan PERISAI didepan balai kota bogor.

Selain itu vidio kekerasan tersebut sudah viral dikalangan masyarakat nampak jelas mahasiswa dipukuli dan dikeroyok secara bersama oleh aparat yang secara tidak langsung memperburuk citra kepolisian dimata masyarakat padahal saat ini polri sedang gencar -gencarnya memperbaiki citra dimasyarakat,  kalau tidak kami akan mengadakan aksi besar-besaran sebagai solidaritas sesama aktivis mahasiswa.

(FH)

0 Comments