Seorang Janda Beranak Tiga di Pasaman Diperkosa



Ilustrasi

Sumbar.online - PASAMAN - Seorang  janda beranak tiga diperkosa seorang petani warga Pulau Jorong V Nagari Tarung-tarung Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman akibat pemerkosaan tersebut, korban bertambah pendarahannya semakin tinggi di puskesmas Rao.

Peristiwa yang memiriskan itu dialami oleh, Nur Ainun (27) tahun, Mandailing, Tani, Pulau Jorong V Nagari Tarung-tarung Kec. Rao Kab. Pasaman terjadi di kediamannya pada, Minggu (21/07) sekira Pukul 03.00 WIB.

"Ya benar, pada Minggu (21/7) kemarin telah terjadi tindak pidana Perkosaan di rumah korban Nur Ainun. Kejadian itu bermula pada saat ibu tiri korba sedang tidur dirumahnya, kemudian dibangunkan oleh korban Nur, dan ternyata dia telah diperkosa oleh pelapor dengan mengatakan kepada ibu ", saya telah diperkosa oleh Laung (29) sampai berdarah" selanjutya pelapor melihat kaki korban sudah berdarah, "kata Kapolres Pasaman AKBP Hasanuddin, S.Ag melalui AKP Lazuardi Kasatreskrim Polres Pasaman ke Indonesiasatu.co.id di ruang pindah, Selasa (23/07).

Kata Lazuardi, sebelumnya tersangka Laung juga sudah pernah masuk ke rumah korban dengab cara membuka pintu, kemudian masuk ke rumah korban dan membekap serta membuka bawa celana korban. Selajutnya, korban diperkosa oleh korban. 

Lazuardi mengatakan, akibat dari insiden tersebut mengalami rasa sakit di penjaranya, dan memperbaiki pendarahan yang terus menerus dari kemaluanya selanjutya dibawa ke Puskesmas Rao.

"Karena tidak senang dengan tindakan protes, akhirnya kejadian tersebut dipindahkan ke Polsek Rao, dan dilimpahkan ke Sat Reskrim Polres Pasaman untuk proses selanjutnya," terangnya.

Lazuardi disampaikan, saat ini diterbitkan telah diamankan Satreskrim Pilres Pasaman untuk mempertanggung jawabkan seluruh tindakannya.

"Akibat perbuatannya, pelanggaran dijerat dengan pasal 285 KUHP, dengan ancaman lima tahun kurungan penjara," tukasnya.

Post a Comment

0 Comments