Garda NKRI Maluku Menganggap Ketua DPD Hanura Maluku Yasin Payapo Gagal Memimpin SBB

Bupati SBB ; M. Yasin Payapo

Ambon - Dewan Pengurus Daerah (DPD) GARDA NKRI Maluku, menganggap ketua DPD Hanura Maluku gagal dalam memimpin kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Sesuai press release yang diterima media sumbar.online, rabu (21/8/19) dari salah satu pengurus Garda NKRI Maluku, Risman Solissa, alasan menganggap ketua DPD hanura maluku itu gagal mempimpin kabupaten seram bagian barat karena beberapa permasalahan di sbb yang tidak bisa di selesaikan oleh orang nomor satu di DPD Hanura Maluku itu.

"Ketua DPD Hanura Maluku, Yasin Payapo gagal dalam memimpin Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) karena tidak mampu menyelesaikan beberapa persoalan masyarakat seperti konflik sosial,  kemudian hampir semua Desa atau Negeri-Negeri di SBB masih menggunakan penjabat sementara" kata Risman.

Lanjut risman, sudah masuk bulan ke-8 konflik masyarakat di Negeri Latu dan Hualoy itu masih belum menemui titik terangnya untuk perdamaian,  ini merupakan kelalaian orang nomor satu di DPD Hanura Maluku itu.

"konflik sosail itu suda lama terjadi dan sampai masuk bulan kedelapan ini Yasin Payapo sebagai kepala daerah tidak mampu membuat damai Negeri bertetangga di kecamatan amalatu itu" tutupnya.

Diketahui bersma bahwa berbagai permasalahan di SBB sudah menjadi konsumsi publik, semisal konflik sosial yang tidak bisa di atasi orang nomor satu di DPD Hanura Maluku  itu, kemudian semua Desa atau Negeri masi pakai penjabat sementara,  perhatian terhadap penggusuran rumah-rumah di limboro yang sampai hari ini sudah di adukan ke komans HAM, bahkan belakangan muncul kasus grtaifikasi yang dilakukan menjelang rapat paripurna DPRD SBB.

Garda NKRI Maluku yang diketahui belakangan ini mengawal kasus ADD Yasin Payapo juga menyoroti berbagai persoalan kemasyarakatan yang tidak mampu di selesaikan oleh Ketua DPD Hanura Maluku itu.

0 Comments