Koperasi SMR Hadir Untuk Mengembangkan Bisnis Di Ranah Dan Rantau



Jakarta, Sumbar.online - Sebagai sarana untuk mengembangkan bisinis, Koperasi Saudagar Minang Raya (SMR) menggelar acara Palanta Koperasi Saudagar Minang Raya di Muamalat Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (4/8).

"Selama ini kita sedih melihat orang Minang sangat banyak, tapi yang membuat perkumpulam atau kegiatan bersifat bisnis bersama masih kurang," terang Sekretaris Jenderal Koperasi SMR, Ardevi.

Sementara itu, Ketua Umum Koperasi SMR, Joi Kahar, mengungkapkan bisnis yang akan dijalankan oleh Koperasi SMR ada tiga buah, yakni Rumah Pemotongan Ayam (RPA), Fintech dan E-Commerce.

"RPA akan segera di launching di Padang dan Payakumbuh. Tujuannya adalah orang Minang menghidupkan ranah. Juga nanti bisnis ini akan dikembangkan di rantau. Jadi, koperasi SMR ada untuk ranah dan rantau," jelas Joi Kahar.

Sedangkan, lanjut Joi, mimpi dari koperasi SMR adalah memicu terjadinya koalisi antar koperasi. Karena koperasi itu milik pribumi, maka untuk menggerakkan perekonomian, kita harus menggerakkan koperasi.

"Saat ini, koperasi SMR berhasil mengumpulkan anggota dan menyampaikan peluang bisnis. Jumlah anggota 394 orang. Sistem perekrutan anggota tidak ada paksaan," jelasnya.

Adapun alasan mengembangkan hanya fokus kepada tiga bisnis diatas, kata Joi, disebabkan ketiga bisnis tersebut memiliki potensi yang besar untuk berkembang dan resiko nya pun kecil.

Sementara itu, Dewan Pengawas koperasi SMR, Basril Djabar mengatakan perlu ditingkatkan lagi semangat koperasi. "Dikumpulkan setiap investasi berapapun yang mau disumbangkan," katanya.

Ditempat yang sama, Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah dalam sambutannya mengatakan kehadiran koperasi SMR dapat memperkuat pasar, dan kemudian memberikan jaminan pada para pengusaha UMKM.

"Jika erlu produsen tidak perlu dibebani pasar. Kelompok ini yang akan mencarikan pasar. Ketika mereka produkai mereka terima uang, setelah itu produksi lagi. Produknya nanti oleh komunitas yang buka pasar dan bisa bersinergi dengan pemda. Insya allah ini jadi peluang pasar kedepannya," tutup Mahyeldi.
(Rimba)

0 Comments