HMI UIN Walisongo Akan Mengambil Langkah Tegas Terhadap Oknum Yang Membubarkan Sholawatan


Sumbar.online - Semarang-Puluhan mahasiswa UIN Walisongo dari organisasi PMII menuntut acara HMI Bersholawat untuk dibubarkan saat berlangsung, di Masjid Kampus III UIN Walisongo Semarang, Rabu (4/9) Malam.

Menurut Kabid PTKP HMI Korkom UIN saat memberikan konferensi pers, kami sangat menyesalkan perbuatan itu terjadi, karena mengenai status perizinan tempat sudah tidak mempunyai masalah.

"Ta'mir masjid UIN membolehkan kami untuk menggunakan masjid untuk kegiatan shalawatan bahkan responnya sangat baik" Ujar Rohman

Menurut Rohman, semua pihak dalam perizinan sudah mengizinkan, temasuk dalam menyiapkan perlengkapan dalam kegiatan.

"Kita merasa terbantu juga, dalam kegiatan kami di masjid Kampus 3 UIN, karena dari pihak pengelola Masjid membantu maksimal termasuk penggunaan speaker dan fasilitas lainnya" Ujar Rohman

Rohman menambahkan, sangat disayangkan saat kegiatan sudah berjalan di tengah-tengah kegiatan, ada oknum mahasiswa UIN dari PMII yang berniat mengacaukan hidmadnya sholawatan.

"Kami sangat menyayangkan ini terjadi, saat kami sedang bersholawat, menjunjung tinggi kebesaran Nabi Muhammad SAW, orang yg tidak bertanggung jawab bertindak seolah-olah tidak pernah tahu aturan. Kami akan mengambil langkah-langkah tegas dalam masalah ini. Harusnya kalau prosedurnya dipermasalahkan, pihak UIN langsung yang akan mengambil tindakan, bukan mereka." Ujar Rohman

Sekretaris Umum HMI  Korkom UIN Walisongo menyatakan, dalam hal ini, seluruh pihak yang terlibat dalang dalam pembubaran kegiatan ini, harus diusut tuntas.

"Kami bukan organisasi radikal HMI adalah organisasi tua sejak lahirnya tahun 1947 selalu ingin berjuang menebarkan kebaikan untuk bangsa negara dan agama" ujar Hadi

Hadi menambah, organisasi PMII pun sudah sangat sering bahkan menggunakan fasilitas kampus untuk kegiatan.

"Itu sudah menjadi rahasia umum, bukti-bukti sudah jelas banyak" ujar Hadi

Hadi menambah, kami akan tegas menyikapi ini, menuntut oknum-oknum yg tidak bertanggung jawab itu.

"Kami akan persoalkan masalah ini, karena ini mempertaruhkan martabat kami dan keluarga besar HMI, serta ini merupakan tindakan yang jelas mengganggu ketertiban dan meresahkan masyarakat. Sholawatan yg sejatinya ingin mendekatkan diri kepada sang pencipta Allah SWT serta Mengagungkan Nabi Muhammad SAW dinodai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab" tegas Hadi

(Randa)

0 Comments