Menyambut Milad Kohati Dengan Gerakan Literasi, Kohati PB HMI Akan Gelar Lomba Menulis Nasional



SUMBAR.ONLINE, JAKARTA – Korps HMI-Wati (Kohati) Penguru Besar Himupunan Mahasiswa Islam (PB HMI) akan menggelar Lomba Menulis Nasional yang dikemas dalam “Pena Kohati” dalam rangka menyambut Dies Natalis stay Milad Kohati ke-53 tahun.

Pena Kohati merupakan sebuah gerakan literasi kohati yang dilaksanakan oleh Kohati PB HMI, sebagai upaya menumbuhkan minat dan motivasi Kohati dalam mengembangkan kemampuan menulis karya ilmiah.

Ketua Paintia Pelaksa, Novi Risma mengatakan, kegiatan ini juga sebagai bentuk konsistensi Kohati dalam mengkampanyekan gerakan literasi.

“Sebagaimana kita ketahui bersama pada milad ke 52 sebelumnya, Kohati PB HMI juga pernah melaksanakan lomba yang sama”, katanya kepada wartawan, Kamis (05/9/2019).

Hal ini tentunya bukan tanpa alasan, mengingat Indonesia merupakan negara darurat literasi, berdasarkan survey UNESCO tahun 2016 lalu, Indonesia berada di peringkat ke 60 dari 61 negara yang diteliti.

“Kami selaku panitia berharap, gerakan literasi ini dapat terus dikampanyekan sehingga menjadi gerakan yang massif dan berkesinambungan dari masa ke masa, sehingga kohati menjadi produsen SDM yang berkualitas yang mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa”, ungkapnya.

Novi menjelaskan, lomba menulis yang bertajuk “Kohati Istiqomah Menjaga Himpunan” adalah sebuah misi menjadikan kohati sebagai agen pemersatu himpunan yang dapat merekatkan silaturahmi antar kader HMI yang mulai dipenuhi dengam skat-skat akibat komflik dan dinamika yang terjadi di tubuh HMI itu sendiri.

Mengingat Kohati merupakan Badan Khusus yang dibentuk untuk membantu mewujudkan tujuan HMI.

“Olehnya itu, di milad kohati yang ke 53 ini kami berharap kumpulan aspirasi dan tulisan Kohati dapat menjadi persembahan dan kontribusi terhadap kesatuan dan keutuhan himpunan yang kita cintai”, harapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Kohati PB HMI, Siti Fatimah Siagian mengatakan di tengah dinamika HMI yang semakin tinggi ini, sudah tentu banyak kader HMI-Wati yang emosinya tidak terluapkan.

“Saya yakin banyak ide yang ingin di sampaikan. Sebab itu, saya berharap di momentum milad Kohati ini, seluruh anggota Kohati bisa mencurahkan emosinya dalam tulisan dan disesuaikan dengan tema yang sudah ditentukan”, ungkapnya.

Perempuan nomor satu di HMI ini pun meyakinkan kepada seluruh Kohati se- Indonesia agar mampu menuangkan emosinya lewat tulisan.

“Percayalah, dengan menulis kita bisa melepaskan emosi kita secara terperinci dan secara otomatis berlatih untuk berkarya”, ucapnya penuh semangat.

Di akhir ucapanyan, ia mengutip kalimat bijak dari sosok sahabat Nabi Ali bin Abi Thalib “Ikatlah ilmu itu dikat dengan tulisan”.

“Untuk itu, hadirnya kegiatan ini, diharapkan agar bisa meningkatkan kualitas HMI – Wati baik secara keintelktualan maupun keberanian”, tutupnya.
(Rimba)

0 Comments