Pemecatan Welem Kurnala Dan Pengangkatan Benhur Watubun Sudah Sangat Demokratis


Oleh : Amsir Renuat
Mahasiswa Universitas Bung Karno

Perselisihan yang terjadi di Internal DPD PDIP Provinsi Maluku dalam menyelsaikan dugaan kecurangan yang dilakukan oleh Welem Kurnala terhadap Benhur Watubun telah direspon
oleh Tim penyelesaian sengketa perselisihan hasil pemilu legislatif Internal Partai Demokrasi Perjuangan.

Permohonan penyelesaian sengketa dugaan pelanggaran pergeseran, pengurangan suara Benhur Watubun di beberapa daerah seperti :

DI KABUPATEN MALUKU TENGGARA

1. Bahwa hasil Perhitungan Suara di Desa Banda Efruan, Kecamatan Kei Besar Utara Timur Kabupaten Maluku Tenggara berdasarkan Formulir C1, Pelapor Benhur George Watubun, ST memperoleh 13 suara, akan tetapi pada Formulir DA1- DPRD Provinsi tercatat hanya sisa 3 suara (kehilangan 10 suara). Terlapor Welhelm Daniel Kurnala, SH,MSi sesuai Formulir C1 memperoleh 20 suara, namun pada Formulir DA1-DPRD Provinsi terjadi penambahan suara menjadi 28 suara (pergeseran 8 suara dari Benhur George Watubun ke Welhelm Daniel Kurnala, SH,MSi dan 2 suara hilang).
Bukti C1, DA1, DB1 terlampir, keterangan tertulis Ketua PPK Kei Besar Utara Timur terlampir)

2. Hasil Perhitungan suara di Desa Haar Ohoiwait, di Kecamatan Kei Besar Utara Timur, Kabupaten Maluku Tenggara, berdasarksan Formulir C1, Pelapor Benhur George Watubun,ST memperoleh 6 suara, akan tetapi pada Formulir DA1-DPRD Provinsi tercatat tidak ada suara atau 0 suara (pelapor kehilangan 6 suara).
Bukti C1, DA1, DB1 terlampir.

3. Hasil Perhitungan Suara Desa Elaar Lamagorang Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara berdasarkan pada Formulir C1 TPS 01 Pelapor Benhur George Watubun, ST memperoleh 2 suara, TPS 02 Pelapor Benhur George Watubun, ST memperoleh 4 suara, akan tetapi pada formulir DA1- DPRD Provinsi tercatat sisa 5 suara (Pelapor kehilangan 1 suara)
Bukti C1, DA1, DB1 terlampir.

4. Hasil Perhitungan Suara di Desa Maar Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, berdasarkan Formulir C1, Pelapor Benhur George Watubun, ST memperoleh 20 suara, akan tetapi pada Formulir DA1-DPRD Provinsi tercatat sisa 19 suara (Pelapor kehilangan 1
suara)
Bukti C1, DA1, DB1 terlampir)

5. Hasil Perhitungan Suara di Desa Kelanit Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara pada TPS 03, berdasarkan Formulir C1, Pelapor Benhur George Watubun,ST memperoleh 4 suara, sedangkan Terlapor Welhelm Daniel Kurnala, SH,MSi TIDAK MEMPEROLEH SUARA (Nol suara), namun pada Formulir DAA1 dan DA1-DPRD Provinsi, tercatat Pelapor Benhur George Watubun,ST Tidak ada Suara atau 0 suara, sementara Suara Terlapor Welhelm Daniel Kurnala,SH, MSi sudah berubah menjadi 2 suara (pergeseran 2 suara dari Pelapor ke Terlapor).
Bukti C1, DAA1, DA1, DB1 Terlampir)

6.Hasil Perhitungan Suara di Desa Langgur, Kecamatan Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara, TPS 16 berdasarkan Formulir C1, Pelapor Benhur George Watubun, ST memperoleh 4 suara, namun pada Formulir DAA1 tercatat sisa 3 suara (Pelapor Kehilangan 1 suara). Sebaliknya Terlapor Welhelm Daniel Kurnala,SH, MSi sesuai Formulir C1 tidak memperoleh suara, akan tetapi pada Formulir DAA1 berubah menjadi 1 suara. Selanjutnya TPS 33 berdasarkan Formulir C1, Pelapor Benhur George Watubun, ST memperoleh 5 suara, namun pada Formulir DAA1 menjadi Tidak ada Suara atau 0 Suara (Pelapor kehilangan 5 suara). Sebaliknya Terlapor Welhelm Daniel Kurnala, SH,MSi sesuai Formulir C1 yang tadinya TIDAK MEMPEROLEH SUARA, namun pada Formulir DAA1 berubah menjadi 1 suara (1 suara Pelapor Benhur George Watubun,ST bergeser ke terlapor Welhelm Daniel Kurnala,SH,MSi dan 4 suara bergeser ke nomor caleg nomor urut 2 atas nama Johan Rahantoknam).
Bukti C1, DAA1, DA1, DB1 Terlampir)

7.Sehingga menurut perhitungan pemohon jumlah suara maupun jumlah suara yang hilang dan bergeser ke calon lain adalah sebagai berikut :

1.Banda Efruan :

   * DAA :13
   * DAA1 : -
   * DA1 : 3
   * DB1 : 3
10 suara hilang, 8 suara berpindah ke No urut 5

2. Haar Ohoiwat :

    * C1 : 6
    * DAA1 : -
    * DA1 : 0
    * DB1 : 0
    6 suara hilang

3. Elaar Lamagoran :

     * C1 : 6
     * DAA1 : -
     * DA1 : 5
     * DB1 : 5
     1 suara hilang

Mar :
* C1:20
* DAA1: -
* DA1:19
*DB1:19
Satu Suara hilang

Kelanit :
*C1:4
*DAA1: -
*DA1:0
*DB1:0
Empat suara hilang, dua suara berpindah ke No urut 5

Langgur TPS 16 :

*C1:4
*DAA1:3
*DA1:3
*DB1:3
Satu Suara hilang, satu berpindah ke No urut 5

Langgur TPS 33 :
*C1:5
*DAA1:0
*DA1:0
*DB1:0
Lima suara hilang, satu berpindah suara ke No urut 5, dan empat suara ke No urut 2

Total :
*C1:58
*DAA1: -
*DB1:30
28 Suara hilang di Maluku Tenggara.
12 Suara berpindah ke No Urut 5, dan empat suara berpindah ke No 2

8.Bahwa terjadinya pergeseran Suara dari PELAPOR ke TERLAPOR dan / atau telah terjadi penghilangan Suara yang diperoleh PELAPOR sebagaimana tercatat pada Formulir C1 patutdiduga sebagai sesuatu kejadian yang terencana dan karenanya terjadi pembiaran, mengingat Saudara WENAN RAHAKBAUW yang menjadi Saksi Resmi Partai di tingkat Kabupaten, adalah salah satu Anggota Tim Pemenangan Saudara Welhelm Kurnala, SH, M.Si (TERLAPOR) Bukti Keterangan KPU Maluku Tenggara terlampir).

9. Bahwa berkenaan dengan telah terjadinya pergeseran, penambahan dan / atau penghilangan suara yang diperoleh PELAPOR telah pula diprotes oleh Saudara Aleks Roberth Tutuhatunewa dan Noferson Hukunala sebagai Saksi Partai di Pleno Rekapitulasi Suara Tingkat KPU Provinsi Maluku dan mencatatnya sebagai kejadian khusus Rekapitulasi Hasil Perhitungan Perolehan Suara ditingkat Provinsi, sesuai Formulir Model DC2-KPU.
Bukti Terlampir.

10. Bahwa berdasarkan data DB 1-DPRD Provinsi pada KPU Maluku Tenggara, dengan perolehan suara Pelapor Caleg Nomor urut 1 sebesar 1830 suara ditambah jumlah suara yang hilang (dilenyapkan, bergeser ke calon lain) sebanyak 28 suara, maka diperoleh Total Suara Pelapor Caleg Nomor urut 1 DPRD Provinsi sebanyak 1858 suara, seperti di bawah ini :

dilenyapkan, bergeser ke calon lain) sebanyak 28 suara, maka diperoleh Total Suara Pelapor Caleg Nomor urut 1 DPRD Provinsi sebanyak 1858 suara, seperti pdi bawah ini :
No urut Caleg
NAMA CALEG PROVINSI DAPIL MALUKU VI Perolehan Suara Berdasarkan Rekapitulasi KPU Maluku HASIL KOREKSI Perolehan Suara Menurut Pemohon Suara Partai 327 327 

1. BENHUR GEORGE WATUBUN,ST 1830 (+) 28 1858
2. JOHAN RAHANTOKNAM 1902 (-) 4 1898
3. MARIA NARAHAWARIN 202 Tetap 202
4. PORTINATUS SELFANAY, SIP 60 Tetap 60
5. WELHELM DANIEL KURNALA,SH, MSi 1068 (-) 12 1056
6. FATIMA ABUR 23 Tetap 23
7. MARIA FATIMA OHOILULIN, A.MD 51 Tetap 51
8 KOLIN LEPPUY, S.Sos 19 Tetap 19.

Jumlah Total Suara PDI Perjuangan di Kabupaten Maluku Tenggara 5482 5494.

Berdasarkan hasil di atas dapat dijelaskan bahwa, suara Caleg Nomor urut 1 atas nama Benhur George Watubun sesuai Rekapitulasi Tingkat KPU Maluku Tenggara sebanyak 1830 mengalami penambahan 28 suara menjadi 1858, 

kemudian Caleg nomor urut 2 dengan suara 1902 mengalami pengurangan 4 suara menjadi 1898 dan Suara caleg Nomor urut 5 (terlapor) atas nama Welhelm Daniel Kurnala,SH,MSi semua sebanyak 1068 mengalami pengurangan 12 suara menjadi 1056 suara.

Sehingga Total Perolehan Suara pada Daerah Pemilihan Maluku VI (Meliputi Maluku Tenggara, Kota Tual dan Kabupaten Kepulauan Aru dapat dilihat pada di bawah ini sebagai berikut :

Perolehan Suara Caleg sesuai Hasil Rekapitulasi KPU Provinsi Maluku

 Total KAB. PEROLEHAN SUARA CALEG MALUKU TENGGARA KAB. KEPULAUAN ARU Dan Kota Tual.

1. Benhur George Watubun, ST 1830 1457 664 3952
2. Johan Rahantoknam 1902 498 847 3247
3. Maria Narahawarin 202 264 143 609
4. Potinatus Selfanay, SIP 60 1071 37 1168
5. Welhelm Daniel Kurnala,SH,MSi 1068 2650 252 3970
6. Fatima Abur 23 94 50 167
7. Maria Fatimah Ohoilulin,AMd 51 51 98 200 8 Kolin Leppuy, S.Sos 19 567 27 613

Perolehan Suara Caleg sesuai Hasil Koreksi Pelapor
No urut Caleg Nama Caleg Provinsi Dapil Maluku VI Total KAB. PEROLEHAN SUARA CALEG MALUKU TENGGARA KAB. KEPULAUAN ARU KAB. KEPULAUAN ARU

1. Benhur George Watubun, ST 1858 1457 664 3979
2. Johan Rahantoknam 1898 498 847 3243
3. Maria Narahawarin 202 264 143 609
4.  Potinatus Selfanay, SIP 60 1071 37 1168
5. Welhelm Daniel Kurnala,SH,MSi 1056 2650 252 3958
6. Fatima Abur 23 94 50 167
7. Maria Fatimah Ohoilulin,AMd 51 51 98 200 8 Kolin Leppuy, S.Sos 19 567 27 613

* PETITUM

Berdasarkan uraian fakta sebagaimana tersebut di atas, (Pelapor) Benhur George Watubun, ST memohon telah memohon kepada TIM PENYELESAIAN SENGKETA PERSELISIHAN HASIL PEMILU LEGISLATIF 2019 INTERNAL PARTAI untuk menjatuhkan keputusan sebagai berikut :

a. Mengabulkan laporan Pelapor untuk mengabulkan semuanya
b. Merekomendasikan kepada Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan guna mengambil langkah sesuai Peraturan Partai terkait hak konstitusional PEAPOR (Pemohon) sebagai Calon Anggota DPRD Provinsi Maluku Dapil Maluku 6.
c. Apabila terdapat pertimbangan lain, mohon putusan yang seadil-adilnya.
Demikianlah permohonan kami, kiranya Tim Penyelesaian Sengketa Perselisihan Hasil Pemilu 2019 internal PDI Perjuangan dapat memeriksa dan memutuskan secara adil.

Terima kasih

Tembusan Kepada Yth.
1. Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan di Jakarta
Ambon, 21 Mei 2019 Hormat kami, PELAPOR,
BENHUR GEORGE WATUBUN, ST
2. Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Provinsi Maluku di Ambon
3.Arsip

Berdasarkan semua bukti yang telah menjadi landsana Hukum Terjadinya Kecurangan yang dilakukan oleh Welhem Kurnala, DPP PDIP secarah tegas lansung mengambil langkah pemecatan kepada Welem Kurnala karena secara jelas telah melakukan kecurangan.

Sehingga Kebijakan yang diambil oleh DPP PDIP dalam memecat Welhem Kurnala sejatinya sudah sangat Demokratis dan sesuai dengan AD/ART PDIP sebagaimana telah termaktub di dalam pasal 21 ayat 1, dengan mengeluarkan surat pemecatan terhadap Welem Kurnala, karena telah melakukan Kecurangan yang telah merugikan Benhur Watubun sekaligus telah memcederai Asas LUBER dan JURDIL Sebagaimana telah merupakai Asas yang paling melekat dengan sistem Demokrasi Indonesia.

0 Comments